Standar Porsi MBG dan Kelompok Sasaran
Oleh Tim Ahli Gizi Giziin · Diperbarui 22 September 2026 · 7 menit baca
Ringkasan singkat
- Kelompok sasaran MBG mencakup peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dengan kebutuhan gizi berbeda.
- Porsi dibedakan menjadi porsi kecil dan porsi besar sesuai kelompok usia dan kebutuhan.
- Penetapan porsi mengacu pada angka kecukupan gizi dan proporsi kontribusi makan program.
- Ahli gizi menyesuaikan porsi agar memenuhi target gizi tanpa berlebihan.
Siapa saja kelompok sasaran Program MBG?
Kelompok sasaran Program MBG mencakup peserta didik dari berbagai jenjang, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Setiap kelompok memiliki kebutuhan gizi berbeda, sehingga besar porsi dan komposisi menu perlu disesuaikan.
Perbedaan kebutuhan gizi membuat satu menu tidak bisa disajikan dengan porsi yang sama untuk semua kelompok. Karena itu, istilah porsi kecil dan porsi besar digunakan untuk membedakan sajian.
Apa bedanya porsi kecil dan porsi besar?
Porsi kecil ditujukan untuk kelompok dengan kebutuhan energi lebih rendah, umumnya anak usia dini dan sebagian peserta didik. Porsi besar untuk kelompok dengan kebutuhan lebih tinggi, seperti remaja dan ibu hamil atau menyusui.
| Kelompok | Jenis porsi | Catatan |
|---|---|---|
| Anak usia dini / balita | Kecil | Porsi dan tekstur disesuaikan |
| Peserta didik usia sekolah | Kecil atau besar | Sesuai jenjang dan kebutuhan |
| Remaja | Besar | Kebutuhan energi lebih tinggi |
| Ibu hamil dan menyusui | Besar | Perlu tambahan zat gizi tertentu |
Bagaimana menetapkan besar porsi?
Besar porsi ditetapkan dengan menghitung target kontribusi energi dan zat gizi makan program terhadap angka kecukupan gizi kelompok, lalu menerjemahkannya menjadi berat bahan pada menu.
- 1Tentukan target kontribusiTetapkan berapa persen kebutuhan harian yang dipenuhi oleh satu kali makan program.
- 2Hitung kebutuhan bahanTerjemahkan target gizi menjadi berat bahan untuk tiap komponen menu.
- 3Verifikasi dengan perhitunganHitung ulang total gizi menu untuk memastikan mendekati target.
- 4Uji penerimaanPastikan porsi dapat dihabiskan sasaran agar tidak menjadi sisa makanan.
Komposisi menu yang seimbang
Menu seimbang memuat makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan buah. Komposisi ini menyediakan energi, protein, vitamin, dan mineral secara lebih lengkap dibanding menu yang hanya menekankan satu jenis bahan.
- Makanan pokok sebagai sumber energi utama.
- Lauk hewani sebagai sumber protein bernilai biologis tinggi.
- Lauk nabati untuk melengkapi protein dan serat.
- Sayur dan buah untuk vitamin, mineral, dan serat.
Faktor yang memengaruhi penyesuaian porsi
Penyesuaian porsi dipengaruhi kelompok usia, kondisi kesehatan, preferensi dan daya terima sasaran, ketersediaan bahan, serta anggaran. Ahli gizi menyeimbangkan semua faktor ini agar program berjalan efektif.
- Usia dan tahap pertumbuhan sasaran.
- Kondisi khusus seperti alergi atau pantangan.
- Daya terima dan kebiasaan makan setempat.
- Ketersediaan bahan dan batas anggaran.
Pertanyaan umum
Apa itu porsi kecil dan porsi besar pada MBG?⌄
Porsi kecil dan porsi besar adalah pembagian sajian berdasarkan kebutuhan gizi kelompok sasaran. Porsi besar diberikan kepada kelompok dengan kebutuhan energi lebih tinggi.
Apakah semua siswa mendapat porsi yang sama?⌄
Tidak selalu. Porsi disesuaikan dengan jenjang, usia, dan kebutuhan gizi masing-masing kelompok sasaran.
Baca juga
- Cara Menghitung Gizi Menu MBG dengan Data TKPILangkah praktis menghitung energi, protein, lemak, dan karbohidrat menu MBG dari data TKPI.
- Cara Menyusun Siklus Menu MBG yang SeimbangLangkah menyusun siklus menu MBG yang bergizi, bervariasi, dan efisien dari sisi belanja.
- Apa Itu SPPG? Pengertian, Tugas, dan Struktur OrganisasiPengertian SPPG, dasar hukum, tugas pokok, dan struktur organisasi dapur Program MBG.
Kerjakan lebih cepat dengan Giziin
Hitung gizi, buat Label Makanan PDF A4, susun menu, kelola food cost, catat organoleptik dan food waste, serta susun laporan harian dalam satu aplikasi.
Coba Giziin Gratis