Glosarium Istilah Gizi SPPG & Program MBG
Daftar istilah penting di dunia gizi SPPG dan Program MBG: SPPG, MBG, BGN, TKPI, AKG, food cost, food waste, organoleptik, HACCP, dan lainnya.
- SPPG
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, unit pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyiapkan, mengolah, dan menyalurkan makanan bergizi. SPPG beroperasi seperti dapur produksi dengan standar gizi, higiene, dan keamanan pangan yang terukur.
- MBG (Makan Bergizi Gratis)
- Program pemerintah Indonesia yang menyediakan makanan bergizi bagi kelompok sasaran seperti peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Pelaksanaannya dikoordinasikan Badan Gizi Nasional melalui satuan pelayanan di daerah.
- BGN (Badan Gizi Nasional)
- Lembaga pemerintah Indonesia yang mengoordinasikan kebijakan dan pelaksanaan program gizi nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.
- TKPI (Tabel Komposisi Pangan Indonesia)
- Kumpulan data kandungan gizi bahan pangan Indonesia yang diterbitkan Kementerian Kesehatan dan menjadi rujukan perhitungan gizi. Data umumnya disajikan per 100 gram bahan, mencakup energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
- AKG (Angka Kecukupan Gizi)
- Acuan rata-rata kebutuhan zat gizi harian yang dianjurkan untuk kelompok usia dan kondisi tertentu di Indonesia. AKG dipakai sebagai dasar menetapkan target kontribusi gizi pada menu program.
- Food cost
- Total biaya bahan makanan yang dikeluarkan untuk menghasilkan sejumlah porsi. Biaya per porsi diperoleh dengan membagi total biaya bahan dengan jumlah porsi.
- Food waste
- Makanan atau bahan makanan yang tidak terpakai dan berakhir terbuang, baik saat pengolahan di dapur maupun karena tidak dihabiskan oleh sasaran.
- Uji organoleptik
- Penilaian mutu makanan menggunakan indra manusia, meliputi rasa, aroma, warna, tekstur, dan penampilan. Di dapur SPPG, uji ini menjadi pemeriksaan cepat sebelum makanan disalurkan.
- Porsi kecil
- Sajian dengan besar porsi lebih rendah, ditujukan untuk kelompok sasaran dengan kebutuhan energi lebih kecil, seperti anak usia dini.
- Porsi besar
- Sajian dengan besar porsi lebih tinggi, ditujukan untuk kelompok dengan kebutuhan energi lebih besar, seperti remaja dan ibu hamil atau menyusui.
- Higiene sanitasi
- Upaya menjaga kebersihan dan keamanan seluruh proses pengolahan makanan, mulai dari area, alat, penjamah, bahan, sampai penyajian.
- HACCP
- Hazard Analysis and Critical Control Points, sistem manajemen keamanan pangan yang mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya pada titik kritis pengolahan.
- BDD (Bagian Dapat Dimakan)
- Persentase bagian bahan pangan yang dapat dikonsumsi setelah dikurangi bagian yang terbuang seperti kulit, biji, atau tulang. BDD penting agar perhitungan gizi dan kebutuhan bahan mencerminkan bagian yang benar-benar dimakan.
- Label makanan
- Penanda pada kemasan makanan yang memuat informasi seperti identitas unit, waktu pengolahan, nama menu, kelompok porsi, dan kandungan gizi.
- Laporan harian SPPG
- Catatan resmi aktivitas dapur dalam satu hari, mulai dari penerimaan bahan sampai pemorsian dan penyaluran, lengkap dengan dokumentasi.
Butuh alat bantunya?
Giziin menyediakan kalkulator gizi, Label Makanan, food cost, organoleptik, food waste, dan laporan harian dalam satu aplikasi.
Lihat semua panduan →